Trading forex vs trading cabe

buy selel algieeJual beli merupakan produktivitas manusia dalam mencari keuntungan. Apalagi jika daganganya laris manis. Uang seperti mengalir deras dengan sendirinya.
Apa jadinya ya jika jual beli tadi tidak melibatkan barang fisik ?

Sudah kita singgung dipembelajaran sebelumnya bahwa forex bisa di jual belikan dengan cash / ada fisiknya (spot market) dan ada pula yang hanya nilainya melalui jaminan atau margin trading (futures).

Lalu apa konsekuensinya margin trading / tanpa barang fisik ?

1. Kita tidak mendapatkan value fisik
2. rugi dan untung di hitung seketika *term and condition apply
3. untung tidak terhingga, tergantung pergerakan quotes
4. rugi tanpa berbekas
5. resiko menjadi bisa diukur, diuangkan, dan direncanakan.
6. pembeli selalu ada
7. penjual selalu ada

Sebab-sebab di atas adalah faktor utama pemicu ketidakstabilan emosi pada manusia.

emosioanal frex yga sin1. Panik seketika, ketika dapat untung/rugi ratusan persen dalam semenit
2. emosi , ketika rugi terus menerus dan tanpa bekas
3. depresi, ketika rencana resiko tidak berjalan sesuai rencana awal
4. trauma, ketika melibatkan dana yang begitu besar sebagai modal

Apabila kita telah memahami dan resapi bahasan diatas penyebab utama adalah kita tidak menerima barang secara fisik seperti pasar tradisional. Saat terjadi loss kita tidak punya apa-apa lagi. Tidak berbekas dan sangat menyakitkan.

Sekarang mari kita lihat pedagang cabe yang setiap harinya trading cabe di pasar.

Pedagang cabe selalu bertransaksi spot / ada fisiknya. Ada uang ada barang. Konsekuensi dari perdagangan fisik adalah:

pasar cabe fx1. Kita mendapatkan barang secara fisik
2. rugi dan untung bisa kapan saja, jika di jual lagi sampai laku.
3. untung terbatas, tergantung jumlah stok barang
4. rugi terbatas, tergantung stok juga
5. resiko tidak bisa diukur, diuangkan, dan di rencanakan, karena barang fisik sendiri memiliki variabel resiko yang beragam
6.  pembeli tidak selalu ada
7. penjual tidak selalu ada

Walaupun pedagang cabe mengalami kerugian, tetapi pedagang cabe masih punya cabe yang tidak laku. Dalam hal ini merasa tidak kehilangan. karena bisa di jual lagi esok hari. Kita jarang mendapati pedagang cabe ketika rugi / loss mengalami emosi, depresi bahkan trauma dagang cabe lagi.

Pada pembahasan selanjutnya kita akan belajar bagaimana cara mengontrol emosi yang timbul dari perdagangan margin trading.

Berikutnya : Dimana kita

cabe asik sekaffx cabe tangan fx lg panix fx sekalioos

trading foerexxloss

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.